Tuesday, December 2, 2008

APIS MELIFICA


Mohon maaf kalau salah nulis namanya, karena saya bukan anak PA. Apis adalah organisasi pecinta alam SMAN 1 Rangkasbitung yang didirikan oleh angkatan 1992. Katanya berasal dari ketertarikan anak muda akan alam (atau hobi jalan-jalan yang dilegitimasi) dan pelestariannya. Tokohnya adalah Bpk. Rudi Rustandi, sayang waktu saya sekolah beliau tidak mengajar. Pak Mulyono dan Pak Mumu juga merupakan pembina oranisasi ini. Sayang dari setiap teman yang ditanya, mereka ga tau siapa nama ketua pertama organisasi ini.

O ya, yang saya ingat biasanya anak-anak PA serem2 perangainya. Tower di makam pahlawan merupakan tempat kesayangan mereka untuk latihan rafling, dan gunung pulosari menjadi tempat favorit untuk mendaki gunung (kalo ga salah sih...)

Saya tadinya mau ikutan jadi anak PA, tapi...walah... latihannya mesti lari manggul-manggul carrieer yang diisi bata... ampyuuuun deh...

Sok ah, bagi anak-anak Apis, posting deh biar rame...

19 comments:

Anonymous said...

anak-anak PA itu yang keliru. Apis mellifica dengan dobel huruf L dan mengikuti kaidah binomial nomenklatur.

but wha d hell with name. tanpa itupun semua orang harus mencoba akrab dengan natuur. sekedar main hujan2an depan rumah atau duduk2 di pematang sawah.merasa2i energinya. Hok gie bilang "...karena itulah kami harus naik gunung..." sebelum berangkat ke Semeru.
tentang foto itu, itu kan cuma gambar. siapapun bisa mendapatkannya. IMHO, yg penting memang ada beberapa hal di rangkas yang harus dibiarkan saja seperti itu...

g'luck

pahlawan24 said...

Trim's brother, sepertinya anda anggota Apis. Kalau boleh turut bicara mengenai sejarah terbentuknya organisasi ini. Kapan-kapan kami akan mengganti spellingnya. Kalau boleh juga, ehm..., menggunakan nama asli. Salut...

pahlawan24 said...

Ayo, yang lain... yang lain... masih banyak space kosong untuk dijadikan ajang pelepas rindu.

Fisca said...

hello kabehan,

ini pasti blake yg nulis artikel ini ya. emang masih ada apis melifica di WWW? wah udh lama gak kedengeran namanya tuh... Buat para mantan apis melifika, ajak2 kita dong naek gunung. udh sumpek nih ama suasana jakarta!

fisca.rony.siswoyo@rbs.com

Unknown said...

bener fis, kapan-kapan kita naek gunung lagi. asal jangan bawa si ipong aja. saya tau, yang pertama kali jadi ketuanya namanya dasep. angkatan saya si jaenal ketuanya, terus angkatan 96 si amboh. alumninya yang saya tau: Blake, Aris, Amboh, Broer, Cakil, banyk lagi lah. oh iya, yang paling terkenal di antara seluruh anak p.a. adalah kak sadun...

pahlawan24 said...

Ditunggu artikel mengenai organisasi "APIS MELLIFICA" ini. Kalau ada acara naik gunung, silakan dikabarkan di sini.

fapaf said...

Sekali PA tetap PA, soalnya dulu anggota PA, sempat oge naik gunung pulosari, tapi gak sempat gunung karang, alhamdulillah naik tower di makan pahlawan juga belum pernah, hayu atuh kita naik gunung karang? Kapan???

pahlawan24 said...

selamat datang andi fapiandi (fapaf). absen no 2 di tag angkatan 95. boleh bikin cerita yang panjang tentang apis mellifica. kalau tidak salah apis mellifica bukan hanya naik gunung saja kegiatannya. melainkan pengkaderan yang begitu kuat. kami dapat info baru, ketua pertama dari organisasi ini adalah Dasep, angkatan selanjutnya kami belum mendapatkan info, berikutnya adalah Wawan Darmawan, kemudian Jaenal Abidin, lalu Helmi Arif, dilanjutkan oleh Sutisna, setelah itu kami kekurang info lagi. Tolong tambahkan ya...

pahlawan24 said...

Baru saja kami menelepon seorang teman, beliau menyebut nama ketua Apis Mellifica antara lain:
1. Dasep Novian
2. Wilson Simatupang
3. Wawan Darmawan (Wowong)
4. Jaenal Abidin
5. Helmi Arif Gunawan
6. Entis Sutisna
Setelah Entis, teman saya malah bertanya balik kepada kami, siapa ya ketua Apis Mellifica selanjutnya sampai dibubarkannya organisasi ini di masa pemerintahan pembina OSIS Pak Dadang.

halimi76 said...

waduh setuju tuh kumpul bareng fis, wo kita coba naek gn.karang kapan2 ajak nu laen, dan coba kita cek bener ga ekskul P.A di bubarkan, tolong kita perhatikan itu memory kita di SMA, bukan begitu brother
viva p.a .. viva 95

Anonymous said...

Banyak beberapa figur menonjol di organisasi PA dan merupakan sosok yang kehadirannya vital dan tidak bisa ditawar lagi terutama dalam setiap event penting.

paling pertama adalah MANSUR. Beliau ini angkatan ke-3. Tampangnya sangat bengis tapi hatinya terlampau lembut. sedemikian rupa hujan saja tak sanggup menurunkan -meski sekedar- gerimis. disitulah kecanggihannya. jadi, pada setiap event, dia akan menyelinap menyendiri memulai ritus (dilakukan tanpa tarian hujan, alasannya,terlalu provokatif..). Duduk memandang fokus memandang ke arah langit sambil mengelus-ngelus lidi dalam gerakan metodis yang sakral. bernegosiasi dengan awan dan mungkin Tuhan, agar bersedia menunda hujan. Sesuai namanya, sangat manjur (mansur=manzur=manjur). Terbukti setiap acara pelantikan PA bebas hambatan hujan. sudah pasti ada apesnya juga. waktu pelantikan di puslatpur, kami diguyur hujan sangat deras. saking derasnya bahkan tidak ada tempat berteduh. sampai-2 saya yg kelelahan terpaksa rela tidur sambil kehujanan. tapi faham juga sih, saat itu musim hajatan dan disekitar puslatpur ada lebih dari 3 pesta hajat. kolaborasi pawang hujan Sajira tidak mampu ditembus oleh sang negosiator kita.

itulah Mansur. NRP-nya boleh dilupakan, tapi sosoknya terlalu melekat dalam kenangan sejarah PA.

Anonymous said...

FIGUR-FIGUR PA

satu lagi, namanya Sabda Rumasa. Jarang yang kenal nama ini. Tapi coba ini : S A D U N.

Sebetulnya organisasi PA pernah ada di tahun akhir 80-an dan Sadun adalah salah satunya. Jadi, Apis itu sekedar kebangkitannya saja. Sosok ini sangat tepat dibayangkan sebagai penggembala dan anggota PA sebagai ternaknya. tidak banyak aturan, omongan tapi jeli mengamati setiap gerak-gerik para anggota. sedemikian rupa, anak-anak PA jauh lebih mengenal sosok ini dibanding yang lainnya.

pahlawan24 said...

phka network, terimakasih atas cerita PA-nya. Ditunggu cerita-cerita lainnya. kami mencintai cerita-cerita kenangan seperti itu. maaf phka network, boleh kasih tahu identitas aslinya sedikit?

Anonymous said...

SEDIKIT CERITA..

SISPALASMAN 1 muncul di hari pergantian tahun 89/90. Dekalarasinya dilakukan di Buper Cibodas TN Gede Pangrango oleh 15 anak angkatan 89. Segalanya memang sudah dipersiapkan termasuk namanya yang saat itu masih Haemodipsa atau hewan Pacet (ini juga keliru, harusnya Haemadipsa). Budi Buldog yang bikin disain logonya (dia juga yang mendisain perubahan logo menjadi Apis). Syal dibuat di tukang jahit di ona dan disablon pake cat kuda terbang. pilihan warnanya ungu karena memang tidak ada satupun dari 15 anak itu sedang menjalani percintaan. Pengasuh yang mendampingi kami adalah Rudi Rustandi alias Rudex. Guru kesenian hebat yang sangat gaul. Dia juga tidak sedang bercinta saat itu. akhirnya jadilah 15 anak ingusan dan satu guru kesenian yang miskin asmara melakukan perjalanan bodoh berjalan kaki dari Darmaga Bogor-puncak.

Proses deklarasinya sangat singkat, tanpa diskusi dan efektif. Pa tengah malam, 15 anak yang meringkuk bertumpuk dalam tenda di diguyur air agar bangun untuk upacara. Dalam keadaan "lulungu" dan nyawa yang belum utuh, dilakukan penyematan syal. Hanya beberapa menit saja dan acara tidur berlanjut. Pagi-pagi baru semua sadar bahwa organisasi PA baru saja terbentuk semalam.

Saya kira ini informasi berharga untuk para anggota bahwa organisasi PA SMA I dilakukan dalam setengah sadar.

Kisah berlanjut dan 15 anak pulang ke Rangkas dgn sebuah identitas baru yang keren. Berhak pakai baju flanel dan berhak mabal lewat pagar belakang. OSIS dan Pramuka tidak ada apa-apanya. Generasi demi generasi lahir. ini yang menarik, prosesi pelantikan diawali dengan pencabutan hak asasi (Wuih...). Mengerikan dan penuh tamparan, push up atau scotjump. kalo disofistikasi, ada dua pilar penting: pertama, organisasi ini didirikan dalam setengah sadar. kedua, anggota dilantik dalam keadaan tidak merdeka. Tidak sadar dan tidak merdeka adalah titik penting dalam sebuah keberangkatan menuju kesadaraan tentang kemerdekaan. Bayangkan! keren kan...

Faktanya memang itu yang dipraktekkan. ketika anak pramuka asik baris berbaris kami belajar merambah batas ketakutan dan arti persekawanan.

satu kehebatan lainnya, anak-anak PA kalo sedang upacara boleh sambil merokok. Gagah betul...

herdy said...

Mong, nu sok jadi pawang mah mashur lain mansur. sekarang punya anak satu, tinggal di Taman Krakatau Serdang (perbatasan Serang & Cilegon). metode nyarang hujanna betul ngurut nyere sambil melototan pucuk-pucuk pohon.

Anonymous said...

Assalamualaikum...Ka sadayana..
to Pahlawan24, Add kuring nya.

Ulah carita ka sasaha nya.
Kuring bae ke nu bakal carita ka batur,..

"Mashur, Misterius vs Romantis "

Ulah wae ngajak anjeuna jalan lewat sawah atw kebon. Cape nungguana..
Anjeuna, Nu kuduna 10 langkah, jadi 200 langkah.
Jalan bari mipir-mipir ka tangkal, atw ruyuk, ulah sampe nincak urut tapak munding. Ceuk guruna mah eta pantangan elmuna. Mun teu salah ngaran elmuna Pukulan Munding versi 2.3b.

Eta baheula, ayeuna mah teu kitu deui (meureun :)) . Ja geus kabeuli sapatu, nya heueuh mun dipikir mah, urut tapak munding mah biasana ledok pisan.

Kuring sangaja nga-post-na pake basa Sunda, ja Mashur teh keur SMA, paling teu resep ningal batur anu ngecap na pake basa Indonesia. :)

Ieu lain carita ngagorengkeun, tapi kabuktian, anjeuna salah sahiji baturan kuring nu disebutna "Best Friend Forever", nu bakal diinget kukuring salamana.

Salam Hodesss....eh.. Suksesss...

Thomas said...

aing diajak teu?soalna geus di PHK ti epis milifica. tega si jenal ka aing...awas, dia ka malingping

servis kamera digital said...

saya angkatan 2003, generasi akhir PA di smunsa, saat - saat di bubarkannya PA saya alami juga,karena yang membubarkannya juga di dukung oleh teman saya sendiri yang ketika itu menjabat sebagai petinggi osis

Unknown said...

Selamat pagi mellifica..
apis mellifica masih exist sampe sekarang, alumni nya pun masih kompak..
sispala apis mellifica tdk bubar,hanya tertidur,,2016 ini insyaallah sudah terbangun dari tidur nya.
bravo Apis Mellifica.....terimakasih para M. Dan semuanya.